Pintunya Pintu Cintaku

Ketika pintu cintaku telah terbuka,
maka akan diiringi dengan terbukanya pintu-pintuku yang lain.
pintu apa saja?

Pintu bahagia, akan menjadi pintuku yang pertama terbuka setelahnya.
Karena pintu bahagiaku terbuka,
lautan di bumi yang semula isinya hanya air
yang berwarna biru karena pantulan warna langit,
ia akan menjadi lautan madu.
gunung berapi yang semula musuh bebuyutan penghuni bumi
tapi karena pintu bahagiaku terbuka,
ia menjadi bersahabat dengan penghuni bumi lainnya.
Bersahabat sangat erat.
Ia memberikan kehangatan dalam pelukannya
Bukan lahar panas, bukan magma cair yang ia sedekahkan
Bukan pula hujan abu yang dia pamerkan

Pintu kecewa, akan terbuka lebar jika kutemukan cacat pada yang kucintai
Jika kudapatkan apa yang kucintai tidaklah sebagus kenyatan yang dia hadapkan padaku.
Pintu kecewa akan terbuka setelah satu pertunjukan tradisional kusaksikan
Tari topeng

Pintu sakit hati, terbukalah ia saat sesuatu yang kucinta
Berubah menjadi sembilu yang siap menyayat jiwa maupun ragaku
Menyayatku menjadi lembaran-lembaran yang bahkan lebih tipis,
dari plat emas yang dipake Rutherford dalam percobaannya

Pintu cemas, akan terbuka.
Takut akan selalu berdampingan dengan cemas.
Takut kalau yang kucintai hilang, rusak, atau… atau sesuatu yang buruk menimpanya
Juga khawatir akankah cintaku ini tetap menjadi cinta?

Pintu sedih, akan terbuka sesaat setelah yang kucinta lenyap
Sedangkan aku masih sangat menginginkannya
Disaat aku terlena karena kehadirannya
Sedang ia pergi tanpa pamit
Saat aku dalam posisi siaga sedang dia berlari sebelum hitungan ketiga
Saat dia menendang bola, sedangkan wasit belum lagi meniup peluit
Saat ia adalah gempa yang disusul tsunami
Sedangkan seismograf belum lagi mampu menerjemahkan skalanya

Pintu marah, akan terkuak dengan lebar
Tanpa ampun, bahkan mampu melepaskan engsel sang pintu
Jangan berharap bumi akan terlukis dengan lautannya,
Dipahat dengan gunung tinggi yang menjulangnya,
Dengan lembah-lembah yang landainya
Jangan berharap itu ada jika pintu marah terbuka.

Pintu dendam, terbuka setelah pintu kecewa terbuka
Setelah pintu sakit hati rapuh dan tidak ditemukan pintu penggantinya
Setelah pintu cemas menjadi pintu ketakutan yang berderak kuat
Setelah pintu sedih terendam badai dan topan diwajah pemilik pintu
Setelah pintu marah hangus terbakar
Saat itulah, pintu dendam akan menjadi akar yang mencengkram pintu cinta
Akar yang bahkan mampu merobohkan bangunan pencakar langit
Akar yang mampu memecahkan batu cadas
Di saat senjata termutakhir sekalipun tidak mampu

Pintu harapan, ini terbuka ketika matahari terbit di ufuk timur
Pintu harapan terbuka saat matahari terbenam di ufuk barat
Meninggalkan senja
Menjanjikan malam-malam gelapnya
Pintu harapan akan terbuka saat bintang-bintang manja di malam hari
Sedangkan bulan tersenyum merona

Karena pintu cinta
Bahkan pintu terakhir pun akan terbuka, yaitu pintu penyesalan.
Pintu ini terbuka menjelang akhir dari perjalanan
Pintu ini terbuka di saat hampir semua pintu telah terbuka
Karena pintu ini istimewa
Terselip sebuah kaca di daunnya

Lalu, adakah pintu-pintu lain yang belum terbuka?
Ada.
Pintu maaf, namanya.
Jika pintu maaf telah terbuka, pintu kecewa, pintu sedih,
pintu dendam dan pintu penyesalan
akan terutup malu-malu.
Bahkan pintu marah yang semula hancur akan beregenerasi dengan sendirinya,
Beregenerasi dengan cepat berkali lipat kecepatan cahaya
Namun pintu maaf memiliki engsel yang lemah.
Sangat mudah tertutup kembali.
Atau terlepas dari kusen pintu

Palangka Raya, hari Sabtu tanggal 30 Juni 2012

Iklan

setiap warga negara berhak mengeluarkan pendapatnya. Ayo gunakan Hak Anda dengan baik.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s