Kematian

Mari sedikit mengingat kematian, diantara limpahan segala kenikmatan yang Allah swt. berikan di dunia yang fana ini.

21_35

Artinya:
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (QS. Al-Anbiyaa’: 35)

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Perbanyaklah menyebut pemutus kenikmatan, yaitu : mati.” Riwayat Tirmidzi dan Nasa’i, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban.

Tentang kematian ini, seorang sahabat menasehatiku ketika kubertanya padanya. Katanya, “Teteh, tidak usah takut mati. Kita akan mati bersama dengan kebiasaan kita. Kita akan mati bersama dengan apa-apa yang kita sukai…” Aku merenungi kata-katanya. Dan segala hal yang kulihat, ku dengar, ku baca, baik yang kutemui di waktu sekarang-sekarang ini, maupun di kisah orang-orang terdahulu, menjawab apa yang dikatakan sahabatku ini.

Dan ketika seorang sabahat lain kutanya mengenai kematian dia hanya menjawab, “Jangan takut dengan kematian. Kematian itu hak Allah. Pasti akan datang pada setiap manusia. Takutlah dengan setelah kematian.” Aku menjawab, “Nah… itu dia yang kutakutkan dengan sangat. Takutnya yang setelah mati itu. Takut aja rasanya jika masuk neraka. Salahkah kalau aku takut Allah memasukkan aku ke neraka?” Dia diam saja. Setelah lama menanti, dia menjawab,”Nah, makanya berdoa, minta surga ke Allah… Karena sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha. Allah yang menentukan. Allah maha baik, mintalah dengan baik-baik. Minta surgaNya…”

Beberapa cerita tentang kematian yang sejauh ini bisa ku rekam di memoriku.

Pernah nonton Chasing Mavericks? Film tahun 2012 yang diambil dari kisah nyata kehidupan Jay Moriarty. Jay hobi banget segala hal yang berbau dengan laut. Terutama berselancar. Dan kemudian apa? Jay meninggal ketika sedang menyelam bebas di Maladewa. Dia hobi segala hal tentang laut, dan meninggal pun di laut.

Pernah nonton sunshine? Film tahun jadul, 2007. Film yang bersetting tahun 2057 dimana bumi diliputi kedinginan akut, dan matahari dalam kondisi sekarat. Cahayanya sudah tidak sampai lagi ke bumi. Film ini bercerita mengenai sekelompok ilmuwan yang menjalankan misi menghidupkan kembali matahari dengan mengirimkan muatan berkekuatan seperti nuklir di proyek Manhattan, untuk memicu ledakan bintang. mereka diantar oleh pesawat luar biasa yang bernama Icarus II. sebenarnya, misi ini dikirim karena kegagalan Icarus I. Yang tidak pernah diketahui keberadaannya setelah 7 tahun lamanya.

Misi yang sangat mahal. Memang misinya berhasil, matahari hidup lagi. Dengan bayarannya adalah nyawa para ilmuwan itu.

Pemimpin misi, Kaneda. Yang diperankan Hiroyuki Sanada. Ia adalah seorang pemimpin yang bertanggung jawab dalam misi itu. bertanggung jawab atas keselamatan seluruh kru. Dan dia meninggal ketika sedang menyelamatkan pesawat dan juga tentunya para kru, memperbaiki perisai pesawat yang rusak terbakar karena ulah Trey yang lupa memasang perisai pesawat. Kelalaian Trey itu merubah koordinat pesawat mereka terhadap matahari.

Searle, diperankan oleh si pelontos Cliff Curtis. Merupakan sosok yang sangat terobsesi dengan matahari. Bahkan dia satu-satunya yang sering melihat matahari menggunakan filter dengan daya lindung beberapa persen saja. Kecintaannya pada matahari itu merupakan salah satu yang menjadikan keberhasilan misi Icarus II. dan bagaimana ia mati? Terbakar ketika memandang matahari. Ia meninggal di Icarus I. Ia meninggal setelah mereka menemukan Icarus I. Meninggalnya Searle dengan posisi yang sama seperti setiap kali ia memandang matahari.

Harvey, diperankan  oleh Troy Garity. Merupakan sosok yang paling merindukan rumah. Bagaimanapun dan dimanapun posisi mereka. Harapannya adalah tetap bisa kembali ke bumi, pun bahkan ketika Icarus II telah memasuki Zona kematian. Suatu daerah yang merupakan posisi terdekat dengan matahari. Tugas dia adalah wakil Kaneda. Dan menjaga komunikasi dengan bumi. bagaimana ia mati? Ketika Icarus I ditemukan, Mace, Capa dan Harvey serta Searle bertugas memeriksa kelengkapannya. Sesuatu hal memaksa mereka harus kembali ke Icarus II, bahkan memisahkan airlock Icarus I dan Icarus II yang semula tersambung. Di Icarus I hanya ada 1 baju astronot, sedangkan mereka berempat. Jadinya, setelah debat yang singkat, yang berhak pake baju itu adalah Capa. Karena Capa punya tugas akhir yang harus diselesaikan. Dan Mace serta Harvey, mereka memakai pelindung dibalut sama kertas-kertas mengkilat semacam aluminium foil, yang katanya buat pelindung mereka dengan mevakumkan radiasi, walaupun minim. Nah, masalah terjadi, pengaturan membuka dan menutup airlock tidak bisa otomatis, ada masalah dengan komputer di Icarus I. Tadinya Harvey yang mau tinggal, tapi Searle yang mengalah dan menjalankan pengaturan manual. Dan bagaimana Harvey mati? Airlock Icarus I dan II terpisah, dan ketika mace, Capa, dan Harvey mau balik ke Icarus II, Cassie menempatkan Icarus II sedekat mungkin dengan Icarus I. Dan kalau Capa gak masalah, pake baju astronot, nah masalah kan menimpa Mace dan Harvey. Ketika Searle membuka airlock Icarus I dan Icarus II yang telah dekat, Capa mendorong Harvey dan juga Mace secepat mungkin. Dan masalah tidak sampai disitu aja, Harvey ketika didorong, melenceng membentur badan pesawat. Melenceng jauh, dan Capa tidak sempat menangkap Harvey karena harus mengantarkan Mace sampai pintu Icarus II. selanjutnya adalah, Harvey melayang, membeku diangkasa, lalu hancur. Heran juga awalnya. Di posisi mereka yang sangat dekat dengan matahari, kenapa angkasa malah sangat dingin. Kupikir, disinilah konsentrasi Nitrogen terbesar diangkasa. Tahu sajalah, pendingin kulkas banyak dipake nitrogen, nah prinsip yang kematian yang terjadi pada harvey hampir sama dengan prinsip pendinginan pada kulkas. Beku kemudian terbakar oleh sapuan angin matahari. Kematian yang hampir mirip dengan sang pemimpin, Kaneda.

Navigator, Trey. Diperankan oleh Benedict Wong. Ia meninggal karena tugasnya sebagai navigator. Dan suatu kesalahan membawa misi mereka dalam masalah. Dia memang meninggalnya bunuh diri, tapi penyebab dia bunuh diri adalah kelalaiannya memasang perisai pesawat. Menyebabkan pesawat terbawa angin matahari dan koordinatnya berubah 1,10. Perubahan kecil namun sangat besar efeknya. Dia stress dengan kesalahannya. Awalnya untuk menghemat oksigen, Trey mau di bunuh sama Mace. Tentunya setelah perdebatan sengit diatara awak yang lain. dan juga cucuran air mata Cassie. Tapi, Trey cukup tahu diri untuk membunuh dirinya sendiri. Namun, ada dugaan bahwa Trey dibunuh oleh Pinbacker.

Ada juga Corazon, yang diperankan oleh Michelle Yeoh. Dia seorang ahli biologi, seorang botani handal. Yang memegang peran penting di misi itu, sebagai pencipta oksigen. Bagaimana dia meninggal? Meninggal dikebunnya. Emang meninggalnya karena tusukan Pinbacker, si monster perubahan wujud dari pimpinan misi Icarus I. Tapi dia meninggalnya dikebun peliharaannya. Meninggal dengan membawa kecintaannya kepada tanaman.

Mace, diperankan oleh si gagah Chris Evans. Merupakan pribadi yang rumit. Di misi itu, tugasnya menjaga pendingin pesawat. Dan bagaimana dia mati? Kedinginan, tercelup di tabung pendingin pesawat.

Robert Capa yang diperankan oleh Cillian Murphy, adalah seorang fisikawan. Tugasnya merupakan inti dari misi itu. melepaskan muatan yang bakal memicu ledakan bintang di matahari. Dia adalah seorang yang sangat memahami perihal muatan tersebut. Daya ledaknya, keindahan cahaya efek dari ledakan muatan itu, dan segalanya mengenai fisika dalam misi itu. dan bagaimana selanjutnya? Si ganteng Capa meninggalnya berbarengan dengan meledaknya muatan itu, meninggal bersamaan dengan suksesnya misi itu.

Si lembut Cassie, yang diperankan oleh Rose Byrne. Adalah sosok yang lembut. Sangat perasa. Sosok yang nggak tegaan. Dia adalah seorang pilot dalam misi itu. Bagaimana ia meninggal? Meninggalnya di detik-detik terakhir dari misi. Meninggal ketika mengendalikan kapal yang berisi muatan. Hampir bersamaan dengan Capa.

Itu mengenai kematian di film-film. Lalu bagaimana dengan kematian di kehidupan nyata dan juga Al Quran mengabarkan serta kisah-kisah terdahulu menceritakannya? Ada satu kisah di zaman Rasul, di mana saat itu satu orang Pelacur handal. Dia telah sangat berlumuran dosa karena zinanya. Suatu hari yang panas, ia melihat seekor anjing yang mengitari sumur. Anjing itu kehausan. Dan karena sumurnya dalam, anjing itu tidak bisa minum. Pelacur itu tersentuh. Dia menuruni sumur dan dengan sepatunya, ia mengambilkan air untuk si anjing itu. dia sampai di rumah terus berpikir. Bagaimana nasibnya di akhirat kelak, bagaimana jika dia kehausan di akhirat kelak, tentu saja tidak ada yang bisa menolongnya. Mengingat begitu banyak dan besarnya dosa-dosanya selama ini. Kesadaran itu lah yang akhirnya membuatnya menjadi bertobat dengan sebenar-benarnya tobat. Dan pelacur itu pun mati dalam keadaan telah bertobat.

Dan ingat kisah Qorun? Bagaimana dia? Seorang yang kaya raya, hobi menumpuk-numpuk harta. Bagaimana ia mati? Tenggelam ke perut bumi, bersamaan dengan hartanya. Sedikit lelucon mengatakan bahwa inilah cikal bakal adanya harta karun.

Seorang aktivis dakwah islam, yang begitu disibukkan dengan aktivitasnya. Mencintai dakwahnya. Lalu apa? Bukan sesuatu yang tidak mungkin, jika Ia mati dalam salah satu agenda dakwahnya. Dan yang videonya telah banyak beredar, seorang dai. Penceramah. Bagaimana ia meninggal? Ketika sedang berceramah. Subhannallah…

Hobi main sepak bola, lalu mati ketika sedang main bola di lapangan. Begitu juga dengan seorang pezina, ia mati diatas tubuh seorang wanita yang dizinahinya. Nauzubillah…

Tentang kematian ini, setelah semua kalimat-kalimat yang aku ketikkan, aku tidak bisa berkata banyak lagi.

Tentang ucapan sahabatku bahwa kita akan mati bersama apa-apa yang kita sukai. Sedikit rupanya ada benarnya. Bisa saja seseorang belajar dari kisah di buku-buku maupun film-film walau dilumuri dengan kejadian-kejadian fiksi. Bisa saja seseorang belajar dari kisah orang-orang terdahulu. Zaman Rasul, para sahabat, ulama-ulama dan orang-orang disekitarnya. bisa saja seseorang belajar dari para pendosa yang menyukai aktivitasnya, kemudian mati. Kemudian bagaimana ia dengan kematiannya. Lalu bisa saja seseorang belajar dari seseorang yang banyak maksiat, lalu pada suatu titik ia bertobat dan bagaimana ia dengan kematiannya. Bisa juga seseorang belajar dari orang-orang terdekat, baik yang sudah mati maupun yang sedang menjemput kematiannya.

Seseorang itu bisa siapa saja. Aku, kamu, atau dia. Bisa siapa saja.
Lebih dari apapun, mari sama-sama bertobat selagi masih ada kesempatan, kemampuan dan juga kemauan. Sekecil apapun.
Semoga Allah swt. berkenan.

Tetap semangat kepada kebaikan. Jangan pernah berputus asa akan rahmat dan karunia Allah swt.99_799_8Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Wallahu ‘alam…

(Mulai diketik, Kamis 06 Juni 2013. Selesai di antara sisa-sisa hujan, sore menuju petang di Senin perdana 2014)

Iklan

One thought on “Kematian

setiap warga negara berhak mengeluarkan pendapatnya. Ayo gunakan Hak Anda dengan baik.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s